Kemendag Dukung Program Friday Mubarak dalam Menyambut Ramadan dan Lebaran 2025

By Icu Bransky 28 Feb 2025, 19:50:45 WIB Economy
Kemendag Dukung Program Friday Mubarak dalam Menyambut Ramadan dan Lebaran 2025

Jakarta - Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Iqbal S. Shofwan mewakili Menteri Perdagangan mendampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto hadir pada Peluncuran Friday Mubarak yang digelar di Hypermart Puri, Jakarta, Jumat (28 Feb).

Menko Airlangga mengatakan bahwa kolaborasi antara sektor ritel dan pemerintah dalam Friday Mubarak menjadi contoh sinergi yang baik dalam menjaga daya beli masyarakat dan memastikan ketersediaan bahan pokok. Dengan upaya ini, kita tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan harga yang stabil, tetapi juga menggerakkan perekonomian nasional secara lebih luas.

Program ini merupakan inisiatif Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) yang berkolaborasi dengan pemerintah untuk mendukung daya beli masyarakat dalam menyambut Ramadan dan Lebaran 2025.

Baca Lainnya :

Ketua Umum DPP Aprindo, Solihin menegaskan bahwa Friday Mubarak bukan hanya sekadar program promosi, tetapi juga langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendorong pertumbuhan sektor ritel.

Sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas perdagangan dalam negeri, Kementerian Perdagangan mendukung penuh pelaksanaan Friday Mubarak. Program ini berlangsung setiap hari Jumat dalam periode 28 Februari s.d. 28 Maret 2025 dan mencakup berbagai inisiatif, termasuk promo bahan pokok, seperti minyak goreng, gula pasir, dan produk lainnya dengan kuantitas tujuh kali lebih banyak dibandingkan promo reguler harian.

Selain itu, bazar produk UMKM juga turut diadakan di 40 ribu gerai toko swalayan anggota Aprindo dengan melibatkan lebih dari 120 ribu UMKM binaan pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Badan Pangan Nasional, Ketua Umum HIPPINDO, APPBI, ASENSI, AP3MI, dan PPPAK; serta perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Koperasi dan UKM, dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal.








Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment