Komitmen terhadap ASEAN, Menlu: Melalui Prabowo Tidak Berubah

By Icu Bransky 10 Okt 2024, 11:29:21 WIB International
Komitmen terhadap ASEAN, Menlu: Melalui Prabowo Tidak Berubah

Keterangan Gambar : Foto Wikipedia, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi


JAKARTA – Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi memastikan komitmen Presiden Terpilih Prabowo Subianto terhadap komunitas ASEAN tidak akan berubah.

Menlu Retno menyatakan hal tersebut dalam keterangan pers di sela-sela KTT Ke-44 dan Ke-45 ASEAN di Vientiane, Laos, Rabu (9/10)

Hal itu, kata Retno, menunjukkan Indonesia akan memperkuat kerja sama di kawasan ASEAN. Penguatan tersebut bisa disaksikan melalui kunjungan Prabowo Subianto di kawasan ASEAN pada awal September 2024, atau sebelum resmi dilantik pada 20 Oktober mendatang.

Baca Lainnya :

“Buktinya salah satu yang paling pertama dan semua negara dikunjungi oleh presiden terpilih adalah ASEAN,” kata Menlu Retno dalam keterangannya, Kamis (10/10)

Saat disinggung terkait sikap politik Indonesia terhadap ASEAN dalam 10 tahun terakhir di masa pemerintahan Joko Widodo, Retno menegaskan bahwa setiap pemimpin memiliki warnanya sendiri-sendiri. Hal itu sebagai sesuatu yang lumrah.

Hanya saja, terkait landasan politik luar negeri, kata menlu, komitmen Indonesia terhadap ASEAN tidak akan berubah dengan pergantian kepala negara.

“Kalau bicara landasan politik, politik luar negeri Indonesia tidak berubah. Politik luar negeri tetap bebas aktif, tetapi setiap pemimpin memiliki warna,” ungkap Retno.

Informasi yang dihimpun menunjukkan Menteri Pertahanan (Menhan) RI yang juga Presiden Terpilih Prabowo Subianto telah melakukan kunjungan ke empat negara anggota ASEAN. Kunjungan dilakukan ke negara Brunei Darussalam, Laos, Kamboja, dan Malaysia.

Semua itu, kata Menlu Retno, semata-mata untuk meningkatkan kerja sama di bidang pertahanan, khususnya di kawasan ASEAN.

Dalam rangkaian lawatannya itu, Menhan Prabowo juga sempat singgah di Thailand pada awal September lalu. Pertemuan dilakukan secara tak resmi dengan Perdana Menteri (PM) Thailand Paetongtarn Shinawatra dan ayahnya, yang juga PM Thailand periode 2001–2006 Thaksin Shinawatra.

Sementara itu, Perdana Menteri Laos Sonexay Siphandone sebagai tuan rumah pada Plenary Session KTT Ke-44 ASEAN memberikan apresiasi kepada Presiden RI Joko Widodo.

Sonexay yang mengatasnamakan para pemimpin ASEAN, di Vientiane, Laos, Rabu (9/10) menyebut Presiden Jokowi telah berkontribusi nyata dalam mempromosikan relevansi ASEAN selama pemerintahannya.

Presiden Joko Widodo diketahui berhalangan hadir pada KTT Ke-44 dan Ke-45 ASEAN di Vientiane, Laos, yang diselenggarakan pada 9-11 Oktober 2024. Ketidakhadiran Jokowi dalam pertemuan tingkat tinggi itu diwakili oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

“Mengatasnamakan seluruh anggota ASEAN, ketua menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Jokowi atas kontribusinya dalam 10 tahun terakhir untuk ASEAN,” kata Menlu Retno.

Menurut Retno, setelah mendengar apresiasi tersebut, para peserta KTT langsung memberikan applause. “Sementara itu, Pak Ma’ruf di pidatonya menjelaskan bahwa beliau sedang proses transisi,” tandasnya.






Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment